Musisi Asal Jepang Ini Ikut Tradisi Berbagi Saat Ramadan

JawaPos.com - Musisi asal Jepang, Hiroaki Kato ikut merasakan euforia bulan Ramadan yang mewajibkan umat Islam berpuasa selama satu bulan. Pria 35 tahun ini ternyata mengikuti salah satu tradisi yang kerap dilakukan di bulan puasa, yakni berbagi rezeki dengan anak yatim.

Menurutnya, pengalaman puasa dan berbagi dengan anak yatim seperti itu tak bisa dirasakannya di negara asalnya.

"Hari ini saya bikin charity dengan anak yatim, kita undang mereka untuk buka puasa bersama dan kita bagi angpao kepada mereka. Rasanya senang sekali, ini pengalaman yang tidak bisa saya dapat di Jepang. Bisa ikut merayakan orang yang berpuasa dengan takjil dan makan malam," kata Hiro beberapa waktu lalu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Ruang Rindu - Hiroaki Kato feat. Noe Letto Official Music Video (Calligraphy by Minoru Goto) (YouTube/Hiroaki KATO)

Berada di Jakarta sejak tahun 2014, membuat Hiro termotivasi membuat pengalaman Ramadan yang berbeda. Meski tidak ikut berpuasa dan ber-Lebarab, Hiro sadar betul bahwa dia telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dan ingin berkontribusi ke masyarakat dengan melibatkan penggemarnya.

"Yang ikut acara, fans aku dari Jakarta dan Bekasi. Buatku, ini pertama kali buat acara charity di bulan ramadan. Makanya ramadan kali ini beda dari biasanya, karena aku merasa sudah 4 tahun di Jakarta dan fans ku juga semakin bertambah jadi kini saatnya untuk bikin charity supaya Super Hiros bisa berkontribusi ke masyarakat juga," lanjutnya.

Kekasih vokalis Mocca, Arina ini pun menceritakan pengalamannya berpuasa. Hiro mengungkapkan pernah mencoba untuk puasa ketika masih menempuh pendidikan di Jogjakarta dan gagal.

"Pernah ikut puasa dulu di Jogja, tapi cuma bisa bertahan 2 minggu aja. Nggak makan itu masih bisa tahan, tapi untuk minum itu nggak bisa, belum lagi kalau marah ya. Ternyata puasa itu berat banget," katanya memaparkan.

Saat Lebaran, Hiro juga menemukan hal-hal yang tidak dia temukan di Jepang, yakni tradisi mudik ke kampung halaman. Belum lagi makanan khas lebaran dan tradisi bagi-bagi angpao saat lebaran.

"Lebaran aku makan ketupat di rumah teman karena nggak ada di Jepang. Rasanya aneh awalnya, tapi lama-lama aku nikmati enak juga, sup ayam (opor) itu juga," katanya.

Disebabkan banyaknya warga Jakarta yang mudik saat lebaran, Hiro diuntungkan. Menurutnya, dia bisa berjalan kaki dengan nyaman di kawasan Sudirman. Diketahui, orang-orang Jepang pada umumnya terbiasa berpergian ke suatu tempat dengan berjalan kaki.

"Jakarta sepi banget kalau Lebaran jadi enak banget kemana-mana cepat sampai, pernah tahun 2014 pas Lebaran aku di Jakarta, saking sepinya aku bisa jalan kaki di Sudirman," kata Hiro antusias.

Sementara itu, tradisi bagi-bagi angpao saat Lebaran, di Jepang juga dilakukan. Namun, hal itu dilakukan pada perayaan tahun baru setiap tanggal 1 Januari. Pada perayaan tahun baru, biasanya orang-orang akan datang berkunjung dan membagikan angpao ke anak-anak.

"Di Jepang bagi-bagi angpao gitu pas tahun baru saja," tukasnya.

video

(yln/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/06/16/220683/musisi-asal-jepang-ini-ikut-tradisi-berbagi-saat-ramadan

0 Response to "Musisi Asal Jepang Ini Ikut Tradisi Berbagi Saat Ramadan"

Posting Komentar