Acara itu dimulai dengan acara nyekar dan kebaktian di permakaman beliau di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan. Momen ini dihadiri oleh keluarga, sahabat dan para penggemar Bartje.
"Seluruh keluarga, sahabat dan penggemar Bartje berkumpul di permakaman beliau untuk mengenang kembali hidup Bartje dan jasa-jasanya kepada industri musik Indonesia. Saya merasa bahagia rangkaian acara untuk mengenang satu tahun kepergian Bartje sendiri," kata Istri dari almarhum Bartje van Houten, Titiek Bartje van Houten kepada JawaPos.com, Selasa (8/5).
Dlloyd - Kr Gelisah (YouTube/Bang Jadoel)
Rangkaian acara Mengenang Satu Tahun Kepergian Bartje van Houten kemudian akan ditutup dengan pagelaran konser penghormatan atas karya Bartje. Acara tersebut bertajuk Konser Satu Dalam Nada Cinta: Tribute to Bartje van Houten.
"Karyanya telah menghidupi industri musik Indonesia selama lebih dari empat dekade. Oleh karena itu, kami merasa momen ini tepat untuk menggelar sebuah konser penghormatan untuk mengenang dan memperdengarkan kembali lagu-lagi ciptaan Bartje kepada para penggemar dan generasi muda Indonesia agar karya Bartje terus hidup di antara kita semua," tambah Titiek.
Konser Satu Dalam Nada Cinta: Tribute to Bartje van Houten rencananya akan berlangsung pada Juli 2018. Konser ini diisi oleh penyanyi-penyanyi kenamaan Indonesia dari lintas generasi yang akan memberikan penghormatan kepada almarhum Bartje dengan menyanyikan lagu-lagu hit dari Almarhum.
Bartje dikenal sebagai pemusik, penulis lagu, penata musik dan pendiri grup musik D’Lloyd yang terkenal pada 1970-an. Lagu-lagu Bartje dan D’Lloyd mencerminkan pengalaman hidup yang dialami para penciptanyasekaligus situasi sosial dan politik saat itu.
Sejumlah hit D’Lloyd ciptaan Bartje yang melegenda di antaranya Hidup di Bui, Apa Salah dan Dosaku, Titik Noda, dan Rintihan Hidup.
Selain dikenal sebagai pencipta lagu, Bartje juga dikenal sebagai penata musik yang cemerlang hingga berhasil mengantarkan penyanyi-penyanyi seperti Eddy Silitonga, Mayangsari, Nur Afni Octavia, dan Vina Panduwinata sukses dalam industri musik tanah air.
(ded/JPC)
0 Response to "Mengenang Satu Tahun Kepergian Bartje van Houten"
Posting Komentar