
Menurut peneliti ilmiah dan penasehat dermatologis dari R&D Research Scientist II, Amway Asia Beauty Innovation Center, Jenny Lee, ada beberapa faktor utama kulit yang berkontribusi terhadap timbulnya jerawat. Di antaranya poduksi minyak berlebih (dipicu faktor hormonal), sel kulit mati, proliferasi bakteri, inflamasi seperti bintik hitam (hiperpigmentasi), bengkak, gatal atau kemerahan.
Agar kesehatan kulit terjaga, dibutuhkan perawatan kulit yang benar. Tak hanya sekedar ritual membersihkan wajah dengan sabun muka. Tapi perhatikan kandungan yang ada di dalam pembersih.
Misalnya, kulit yang terkena kotoran, make-up, keringat dan polutan harus dibersihkan dengan pembersih yang lembut.
“Anak muda usia di bawah 25 tahun sebaiknya menggunakan produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit. Misalkan untuk kulit berminyak, pastikan pada produk tertera ‘non-comedogenic’," jelasnya dalam konferensi pers, Minggu (26/3).
Sementara untuk kulit kombinasi akan lebih nyaman menggunakan produk dengan tekstur lotion atau gel. Sedangkan, bagi pemilik kulit sensitif bisa menggunakan produk yang tertera ‘suitable for sensitive skin’ dan ‘allergy-tested’.
Pernyataan Jenny Lee ini didukung oleh riset yang dilakukan Amway terhadap lebih dari 5000 responden dengan membandingkan jenis kulit dan usia. Ditemukan bahwa kulit usia muda di bawah 25 tahun memiliki problem kulit wajah yang cukup tinggi. Antara lain berminyak, berpori besar dan berjerawat yang disebabkan faktor hormonal, stress maupun diet di samping karena faktor produksi minyak yang berlebih, penuaan dini, sel kulit mati, serta inflamasi.
Menurut Jenny, kulit berminyak bukan berarti harus menghindari pelembab. Semua jenis kulit membutuhkan air, bahkan jenis kulit berminyak karena fungsi pelembab adalah menyeimbangkan kadar air dan minyak. Tapi sebaiknya gunakanlah pelembab yang bebas minyak dan bertekstur ringan.
“Pelembab yang digunakan sebaiknya juga mengandung antioksidan. Kontributor paling signifikan penuaan kulit adalah proses oksidasi," tegasnya.
Oksidasi terjadi ketika molekul bermuatan listrik yang disebut radikal bebas menyerang sel sehat, mengganggu struktur dan fungsi vitalnya. Kulit juga bisa rusak akibat oksidasi, mengakibatkan garis-garis halus, kusam dan warna kulit tidak merata. Antioksidan melawan radikal bebas, dengan menetralisirnya.
(ika/JPC)
0 Response to "Bingung Pilih Produk Perawatan Muka? Simak Penjelasan Ahli"
Posting Komentar