Ketika Dilan Ikut Memeriahkan Hari Filateli Nasional

Lantas, seperti apa sih sejarah Filateli di Indonesia? Sejarawan Andi Achdian mengisahkan bahwa klub-klub filateli berkembang di Indonesia sejak awal Abad ke-20. Setiap kota memiliki klub-klubnya sendiri seperti Batavia, Surabaya, Malang, dan sebagainya.

Menurut Andi, kebiasaan mengoleksi benda pos itu diawali oleh orang-orang Belanda di Hindia saat itu. Pos menjadi sarana menghubungkan mereka dengan kerabat dan sahabat di negeri Belanda.

Perangko edisi Dilan 1990. (Twitter)

"Keberadaan penggemar pengumpul perangko sudah ada mulai akhir Abad ke-19, ketika semakin banyak warga Belanda tinggal di Hindia," papar Andi kepada JawaPos.com, Kamis (29/3).

Andi menuturkan, di antara orang-orang Indonesia, kebiasaan itu juga sudah berkembang sejak awal abad ke-20. Mereka yang melakukannya berasal dari kalangan terpelajar di sekolah Belanda.

"Kartini bisa jadi salah satu contohnya. Kegiatan korespondensi dan membangun sahabat pena merupakan salah satu hobi baru yang berkembang," jelasnya.

Ringkasnya, kata Andi, filateli adalah bentuk hobi baru seiring berjalannya modernitas di Hindia Belanda awal Abad ke-20.

Tetapi, teknologi yang semakin maju membuat penggunaan perangko mulai ditinggalkan. Sebab, berkabar bisa dilakukan melalui sambungan telepon. Bahkan, saat ini, bisa berkomunikasi jarak jauh melalui video call.

Namun, tak mau kalah dengan kemajuan teknologi, PT Pos Indonesia meluncurkan perangko edisi khusus. Memanfaatkan demam film Dilan: 1990 di kalangan remaja, tepat di Hari Filateli Nasional 2018 ini, perangko dan kartu pos edisi Dilan diluncurkan di Gedung Filateli Jakarta, Kamis (29/3).

Diamati dari Instagram@filateliindonesia, muncul penampakan perangko dan kartu pos Dilan. Satu set kartu pos Dilan terdiri atas empat kartu dengan gambar berbeda.

Gambar-gambar di kartu pos itu tentu saja adalah dua tokoh utama cerita karangan Penulis Pidi Baiq, yakni Dilan dan Milea. Untuk harganya, satu set kartu pos Dilan dibanderol dengan harga Rp 25 ribu.

Sementara untuk perangko Dilan: 1990, didesain apik lengkap dengan naskah proklamasi antara Dilan dan Milea sebagaimana cerita di film. Tentunya proklamasi cinta mereka berdua. Harganya masih tergolong masuk akal, yaitu Rp 50 ribu. Jadi, siap menambah koleksi mu di Hari Filateli ini?

(put/JPC)

Let's block ads! (Why?)

https://www.jawapos.com/read/2018/03/29/200029/ketika-dilan-ikut-memeriahkan-hari-filateli-nasional

0 Response to "Ketika Dilan Ikut Memeriahkan Hari Filateli Nasional"

Posting Komentar