
Cerita ini berbeda dengan drama polisi lainnya karena berani menyoroti korupsi dan budaya 'geng polisi'.
Bermula dari geng, kumpulan orang-orang yang telah disumpah untuk melindungi dan membela masyarakat, melakukan penyelidikan komunitas rahasia yang hampir tidak mungkin untuk diikuti. Untuk bisa bergabung dalam 'geng' tersebut pun tidak mudah.
Tapi, begitu terlibat di dalamnya, para anggota akan melakukan apa saja guna melindungi satu sama lain dari musuh-musuh. Konflik yang diciptakan musuh ternyata tak hanya dari luar, tapi juga dari dalam.
Uniknya, drama yang ditulis oleh Joe Halpin (penulis Hawaii Five-O dan Secrets and Lies), terinspirasi dari pengalamannya bekerja sebagai deputi departemen di Los Angeles County Sheriff di South Central selama 18 tahun. Sedangkan, selama 12 tahun, ia pun bertugas sebagai intel.
“Kehadiran serial ini merupakan tonggak sejarah penting bagi HOOQ Originals. Di saat kami terus berupaya untuk memperkaya konten dan bakat dari Asia, kami juga dengan bangga memperkuat penawaran kami dan menghadirkan konten orisinal terbaik dari Hollywood,” ungkap Chief Content Officer, HOOQ, Jennifer Batty.
Sedang, Chief Executive Officer, HOOQ, Peter Bithos mengatakan kehadiran The Oath adalah serial pertama dari HOOQ Originals. Tentunya, The Oath bukan jadi satu-satunya serial drama original yang akan hadir.
"Kami akan terus menghadirkan drama dengan konten terbaik di Asia da Hollywood. Serial ini (The Oath) adalah yang pertama dari banyak serial orisinal yang akan hadir,” ucapnya.
The Oath dibintangi oleh Ryan Kwanten (pernah bermain di True Blood), Cory Hardict (pernah bermain di American Sniper dan Gran Torino), Katrina Law (pernah bermain di Training Day), Arlen Escarpeta (pernah bermain di The Magicians), J.J Soria (pernah bermain di Animal Kingdom dan The Fosters) dan mantan pemain Game Of Thrones, Sean Bean.
(ana/JPC)
0 Response to "Budaya Geng dan Korupsi di Kepolisian LA Terungkap Lewat The Oath"
Posting Komentar