
"Karena kabar itu, tawaran film juga berkurang. Saya besarin anak sendiri, saya sampai jualan nasi ke mana-mana," ungkapnya sambil menangis saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (6/4).
Selain berjualan nasi, demi menghidupi anaknya pasca cerai dengan suami, perempuan berusia 32 tahun itu juga mengaku membuka jilbabnya demi mendapatkan peran di sebuah sinetron.
Robbie Abbas saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (6/5). (Yuliani NN/JawaPos.com)
"Biaya saya cari sendiri sampai kalian semua tahu, saya dari pakai jilbab sampai buka karena tawaran yang ditawarin di sinetron itu. Terserah orang mau ngomong apa, saya pernah bener-bener di titik yang paling bawah, sudah jual semua barang sampai mau bayar susah," ungkapnya sambil menyeka air matanya.
Dia pun mengaku sempat menjual barang-barang berharga yang dimiliki demi biaya hidup. Mulai dari emas hingga tas-tasnya yang bermerek.
"Saya mau bayar suster nggak ada uang, tinggal cincin satu-satunya saya jual. Temen-temen saya semua tahu kok, saya banyak jual tas-tas saya," tukasnya.
Semua itu dipaparkan untuk membuktikan bahwa tidak pernah terlibat dalam jaringan prostitusi artis. Meskipun, akhirnya Shinta Bachir mengakui kenal dengan Robbie Abbas, mantan mucikari artis.
"Kalau saya mau nakal, saya bisa gitu (prostitusi) ngapain saya jualan nasi. Boleh ditanya semua orang di pasar Kramat Jati, tiap malem saya kenalannya tukang ayam, tukang cabe, semua orang disitu kenal saya. Kadang pulang syuting jam 3, saya harus ke pasar di foto-foto sama tukang sayur, boleh ditanya kalau saya ini bohong. Perjuangan hidup saya sampai sekarang saya besarin anak saya ini," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, mantan mucikari artis, Robbie Abbas memang sempat menyebut artis dengan inisial SB terlibat dalam prostitusi artis.
(yln/JPC)
0 Response to "Cerita Shinta Bachir Bertahan Hidup di Tengah Kabar Prostitusi Artis"
Posting Komentar